Jumat, 27 Januari 2012

drama

artikel drama cinta
TUGAS TEATER (Naskah Drama)





Kerangka Karangan

1. Tema : 1001 Macam Cinta
2. Judul : Cinta Tak Bisa Di Tebak
3. Alur : Alur maju, karena peristiwa-peristiwa yang terjadi di sajikan
 
Secara berurutan
4. Peristiwa
Tempat : DiSekolah, Di Jalan, Dirumah Refa, Di taman, dan Di Rumah
 
Sakit
Kejadian : Dua insan yang jatuh cinta pada pandangan pertama. Lalu ada
 
seorang cowok yang kecewa. Terjadilah pertengkaran
 
(Penganiyayaan). Setelah lama berpacaran. Diketahui sang
 
cowok sakit kanker. Dan Meninggal.

5. Penokohan : ~ Refa ~ Riska ~ Edo ~ Ayah Refa
~ Ricky ~ Vina ~ Dimas ~ Bunda Ricky
~ Devan ~ Ajeng ~ Bunda Refa ~ Kakak Ricky

6. Konflik
 
Sub : ~ Devan mengkroyok ricky sampai masuk Rumah Sakit
~ Ricky Sakit Kanker Otak
~ Ricky meninggal
Central : Ricky meninggalkan refa untuk selamanya

7. Penyelesaian : Setelah ricky meninggal dunia. Devan menepati janjinya yang
 
akan menjaga refa. Devan dan refa jadian. Mereka
 
bertunangan, dan Bahagia.













Adegan 1

1. Sarapan pagi bersama keluarga
2. Refa berangkat sekolah
Adegan 2
1. Di sekolah ( Lap.Basket)
2. Ricky tanding basket
3. Bola ricky terlempar ke refa
4. Refa pingsan
5. Di UKS
6. Pulang bersama
Adegan 3
1. Di rumah refa
2. Ricky bertamu
3. Ricky pulang
4. Bunda bercanda dengan refa
5. Refa tersipu malu
Adegan 4
1. Dikantin
2. Refa bercanda dengan teman-temannya ( Riska, Vina dan Ajeng)
3. Devan menghampiri refa
4. Ricky menyapa refa & berbicara padanya
5. Devan kesal
6. Refa dan teman-temannya meninggalkan devan
7. Refa di pojokkan dengan pertanyaan-pertanyaan teman-temannya
Adegan 5
1. Di taman sekolah
2. Refa menunggu ricky
 
3. Ricky datang menghampiri refa
4. Ricky mengungkapkan perasaannya
5. Refa menerima ricky menjadi cowoknya
6. Mereka jadian dan bahagia bersama
Adegan 6
1. Dirumah
2. Refa mengutarahkan isi hatinya kepada bundanya
Adegan 7
1. Di sekolah
2. Refa dan ricky makan bersama di kantin
3. Sahabat refa dan ricky (Riska, Vina, Ajeng, Edo & Dimas) bergabung bersama mereka
4. Devan berbicara dengan refa
5. Devan tampak kecewa
6. Refa meninggalkan devan
7. Refa berkumpul lagi dengan teman-temannya
8. Pulang sekolah
Adegan 8
1. Devan menunggu ricky di jalan dekat sekolah dengan gengnya
2. Ricky dan teman-temannya datang
3. Devan berbicara dengan ricky
4. Devan dan gengnya mengkroyok ricky
5. Ricky masuk rumah sakit
6. Refa menjenguk ricky
7. Refa pulang bersama edo
Adegan 9 ( Disekolah, jam terakhir)
1. Refa ngobrol dengan teman-temannya
2. Devan menemui refa
3. Refa acuh terhadap devan
4. Devan memaksa berbicara dengan refa
 
5. Refa pamit pulang
Adegan 10
1. Di rumah sakit
2. Refa menyuapi ricky
3. Ricky bersiap-siap pulang
 
4. Ricky pulang bersama refa dan teman-temannya
Adegan 11
1. Ricky menelpon refa
Adegan 12
1. Di sekolah
2. Refa dan ricky bertemu dengan devan
3. Mereka adu mulut
4. Dimas menghentikan pertikaian
5. Ke kelas ricky
Beberapa bulan kemudian
Adegan 13
1. Pulang sekolah
2. Ricky mengajak refa keluar (Berjanjian)
3. Refa pulang
 
Adegan 14
1. Dirumah refa
2. Bertemu dan pamit dengan bunda refa
3. Mereka berangkat
Adegan 15
1. Ditaman
2. Bermesra-mesraan
3. Ricky sakit
4. Mereka pulang
Adegan 16
1. Disekolah
2. Refa mencari ricky di temannya (Edo & Dimas)
3. Ricky tidak masuk sekolah
4. Refa di telepon keluarganya ricky
5. Refa dan sahabat-sahabatnya mendengar Ricky di rumah sakit
Adegan 17
1. Dirumah sakit
2. Refa berbicara dengan ricky sambil menangis
3. Refa dan teman - temannya pamit pulang
Beberapa hari setelah ricky di rumah sakit
Adegan 18
1. Di rumah refa
2. Makan malam dengan ayah dan bunda
3. Refa ke kamar mengakhiri makan malamnya
4. Bunda menyusul dan menenangkan refa
5. Refa menangis di pelukan bundanya
6. Tidur
Adegan 19
1. Di sekolah
2. Teman-temannya meringankan beban perasaan refa
 
3. Pulang sekolah berjalan dengan teman-temannya
4. Devan menemui refa
5. Devan menenangkan hati refa dan minta ma’af
Adegan 20
1. Dijalan
 
2. Kakak ricky menelpon refa
3. Mereka menuju ke rumah sakit
Adegan 21
1. Di rumah sakit
2. Refa menangis melihat ricky
3. Ricky berbicara dengan refa dan devan
4. Ricky menghembuskan nafas terakhir
5. Refa histeris
6. Devan menenangkan refa
7. Refa di tenangkan bunda ricky
Beberapa bulan setelah kematian ricky, refa dan devan jadian. Mereka bahagia, walaupun masih ada nama ricky… Lulus SMA Mereka bertunangan.

















Cinta Tak Bisa Di Tebak

Waktu menunjukkan pukul 06.20, Refa yang merupakan anak tunggal dari Tn.Andre dan Ny.Astutik sedang bersiap-siap menuju sekolahnya di SMA II Khatolik. Gadis manis dan manja ini dengan santainya menyiapkan buku pelajaran yang sudah di jadwalkan pada hari ini. Kemudian dia sarapan bersama ayah bundanya. . .
Refa : “Pagi yah, bunda…”
Bunda : “Pagi sayang… Ini buruan di makan, Ntar telat…”
Refa : “Siiip bunda (Sambil makan makanannya),,
Ayah, tambah uang jajan yach yah? Refa mau jalan-jalan ama temen-temen
 
refa… Boleh yach yah?? yach? yach? yach? (Dengan manjanya) ”
Bunda : “Refa, emang uang yang kemaren bunda kasih masih kurang yach???”
Ayah : “Uda lah bunda,, ama anak ndiri!
Ney kamu bawah…” ( Sambil menyodorkan beberapa uang ke refa)
Refa : “Horeeeeeeeee… Ayah baik deh… (Mencium pipi ayah dan bundanya)
Refa berangkat yach yah, bun…
 
Assalamu’alaikum…”
Ayah & Bunda: “Wallaikumsalam…”
Bunda : “Hati-hati sayang…”

***

Di sekolah! siang hari itu refa, riska, vina dan ajeng melihat pertandingan basket…
 
Dari sudut-sudut lapangan terdengar teriakan cewe-cewe yang mengidolakan ricky… salah satu pemain basket itu.,
Vina : “Itu cowo keren banged yach? Uchhhh. . .” (Dengan nada mandja)
Ajeng : (Menunjuk arah ricky) “Ituch…?Tuch sih ricky anak IPA 2…
Tuch coba leat, banyak yang mengagumi kan??”
Refa : “Aphaan sih, Biasa adja. . .”
Vina : “Kerend tauch,,”
Refa : “Enggag. . .”

Tag di sangka, Jedhug… Bola terlempar ke kepala refa… Dan. . .
Refa : “Ach…” ( Memegang kepalanya)
Riska & Ajeng : “Refa. . .”
Vina : “Haduwh…”
Ricky : “Aduch, gimana ney????”

Refa pingsan, ricky (sang pemilik tembakan bola itu) membawa refa ke UKS…
Riska : “Bawa ke UKS dong ky!”
Ricky : (Muka panik) “iyach… iyach…”

Sesampainya di UKS, refa sadarkan diri. . .
Refa : “Auch…”
Riska : “Refa, akhirnya kamu sadar. . . Kamu gag phapa kand?”
Refa : “Aku gag phapa ris, vina ma ajeng kemana?”
Riska : “Mereka tadi titip salam, ma’af soalnya gag bisa nemenin kamu… Re, aku
 
duluan yach?”
Refa : “Lah terus aku ma siapa ris??”
Riska : (Menunjuk ricky) “Tuch. . .
Udah yach cinta, Cepet sembuh. . .”
Refa : (Tersenyum)…
Riska : “Balik yach rick?”
Ricky : “Iyach ris…
(lalu menghampiri refa)
Hae, gimana keadaan kamu…” ( sapanya)
Refa : (Mencoba tuk duduk) “Aku gag papa kug…”
Ricky : “Aku minta ma’af yach…”
Refa : “Iyach ky, aku gag phapa. . .”
Ricky : “Aku antar kamu pulang yach?”
Refa : “Gag usah lah rick, aku gag mau ngerepotin kamu. . .”
Ricky : “Gag ngerepotin kug re, ayolah… sebagai tanda ma’afku ma kamu…”
Refa : “Iyach deh… Makasi yach?”
Ricky : “Yach sama-sama. . .”

***

Sesampainya di rumah,refa mengajak ricky masuk dan berkenalan dengan bunda refa. Bunda refa pun menyambutnya dengan senang hati. Karena ricky sangat sopan dan baik…

Refa : “Masuk duluw yug??”
Ricky : “Gag phapa ney??”

Refa : “Sapha yang nglarang? Udah ayug. . . ( Menarik tangan Ricky)
Assalamu’alaikum bunda…”
Bunda : (Membuka Pintu) “Wallaikumsalam…
Eh Siapa ini? Ayo masuk nak. . .”
Ricky : “Makasih tante, kenalkan nama saya Ricky. . . Temennya refa tante,”
Bunda : “Ouw.. Duduk duluw nak ricky! Tante bikinin minum duluw ea. . .”
Ricky : “Iya makasih tante.,
Re, ternyata bunda kamu baik yach?? Aku tadi sempet grogi…”
Refa : “Hahaha. . . Amuw ada-ada aja rick,! Bunda emang bunda yang puwaaling
 
baek di dunia ney… walaupun agak bawel sih…” (Sambil tersenyum pada
ricky)
Bunda : “Ini nak ricky, di minum yach? Tante masuk kedalam duluw …”
Ricky : “Iyach tante makasih. . .”
Refa : “Makasih bunda…”
Bunda : (Tersenyum)

Gag disadari, matahari semakin sembunyi. Haripun hampir gelap. . .

Ricky : “Re, da sore ney. . . Aku pamit pulang yach? Panggilin bunda kamu.,”
Refa : “Siiip boz… hemb. . . Bunda, ricky pamit ney?”
Bunda : “Kok buru-buru nak ricky?”
Ricky : “Iyach tante, udah sore. . . Mari re!
Assalamualaikum…”
Refa & Bunda : “Wallaikumsalam. . .”

Refa senyum-senyum sendiri…
 

Bunda : “Aduch anak bunda, lagi jatuh cinta yach?”
Refa : “Aphaan sih bunda. . .” (tersipu malu)
Bunda : “Udah, mandi sana…”

***

Esok harinya, refa dan teman-temannya age ngerumpi di kantin…
Mereka memojokan refa dengan bercandaannya. . .

Ajeng : “Uch.. senangnya yang di anterin ricky?”
Vina : “Kathanya marend gag mau jeng…”

Hahaha, merekapun tertawa bersama-sama. Dan refa malu-malu. . .

Refa : “Ich aphaan sih kaliand. . . Kayag bunda adja, Bawel…”
Riska : “Refa, refa… Keleatan banged low aghe jatuh cintha ma ricky!”
Refa : “Udah dech ach. . .”
Devan : “Hae re,,,”
Refa : “Eh devan, duduk yug…”
Devan : “Thankz, Gag ganggu kan?”
Refa : “Gag kug… gag pesen minum?”
Devan : “Gag usah deh re, aku bentar doang kog…”
Refa : “Oh githu…”
Ricky : “Refa, Gmn keadaannya?”
Refa : “Ricky, udah baikan kug rick… gag gabung?”
Ricky : “Gag deh makasih, Ntar pulang sekolah ketaman yach?”
Refa : “Boleh dech. . .”
Ricky : “Okey aku tunggu, aku balik duluw re… Ayo semuanya. . .”
Refa : “Iyach ky…”
Vina,Ajg,Rska : “Dach ricky. . . Hahaha” (tertawa bersama)
Devan : “Dia siapa re? ?”
Refa : “Cuma temen kug dev. . .” (Berusaha menutupi perasaannya untuk menjaga
 
hati devan, ketua osis yang cakep dan di sukainya itu)
Devan : “Temen pa demen?”
Refa : “Cuma temen devan, , , terserah dech low gag percaya. Ke kelas yug guys??”
Rska, Vna,Ajg : “Ayug… Dach Devan…” (dengan kompaknya Sambil meninggalkan devan)
Ajeng : “Kamu sebenernya pilih siapa sih re?”
Refa : “Yang ngungkapin perasaannya duluan…”
Vina : “Devan kan da pernah. . .”
Refa : “Iyach sih,, tapi kan kamu tau dia banyak yang suka. Jadi aku tunggu duluw
 
ama liat usahanya. . .”
Riska : “Low Ntar ricky nembak kamu, ,”
Refa : “Aphaan sih, gag mungkin lah. .”

***
Pulang sekolah, refa berpisah dengan teman-temannya untuk menemui ricky di taman. Hati bertanya-tanya apa yang akan di lakukan ricky. . . Tak lama kemudian ricky pun datang dan. . .

Refa : “Ricky lama banged sih… dia mau ngapain sih? Apa jangan-jangan benar kata
riska… Aduh gimana ney?” (Gumamnya sendirian)
Ricky : “Re. . .” (sapanya datar)
Refa : “Uch lama banged sih…” (cemberut)
Ricky : “Ma’af refa… senyum dong…”
Refa : “Yach uda lah… Mau ngapain sih kita?”
Ricky : “Aku cuma pengen ngobrol-ngobrol aja ma kamu,”
Refa : “Jiach gag penting banged sih…”
Ricky : “Di penting-pentingin lah re…”

Mereka bercanda bersama-sama. Sampai akhirnya ricky mengucapkan sesuatu yang sedari tadi sudah ada di pikirannya. . .

Ricky : “Re…”
Refa : “Iya rick,” (sembari tersenyum)
Ricky : “Mungkin ney terlalu cepat, tapi aku gag bisa ngilangin perasaan ini… Aku
 
jatuh cinta ma kamu pada pandangan pertama. . . Kamu mau gag jadi cewek
 
aku.?”
Refa : (Terdiam dan berfikir) “Emb…”
Ricky : “Kalau gag mau gag papa kug re… Mungkin ney terlalu cepat buat kamu…”
Refa : “Gag kog rick, aku juga punya rasa itu…”
Ricky : “Jadi…”
Refa : “Aku mau jadi cewek kamu…”
Ricky : (Tersenyum bahagia) “Makasih yach??
Aku sayang ma kamu re,,”
Refa : “Aku juga sayang ma akamu rick…”

Mereka pun berpelukan…

***

Sesampainya dirumah, refa senyum-senyum sendiri. Bundanya penasaran kenapa refa seperti itu. Bunda menggoda refa,,, akhirnya refa menceritakan apa yang terjadi dengan dirinya…

Refa : “Assalamuakaikum bunda,,,” (mencim tangan bunda dan senyum-senyum)
Bunda : “Wallaikumsalam… Anak bunda kenapa senyum-senyum…”
Refa : (tersenyum) “Gag phapa bunda, ,”
Bunda : “Ada apa sih re? Coba crita dong ama bunda…”
(mengajak refa duduk di ruang tamu)
Refa : “Bunda, ricky itu gimana menurut bunda?”
Bunda : “Ricky, Dia sopan , baik, anak nya juga gag sombong…”
Refa : (memotong pembicaraan bunda) “Bunda suka gag??”
Bunda : “Bunda sangat suka, Kamu suka ricky yach nak?”
Refa : “Tadi ricky nembak refa bunda…” (senyum-senyum)
Bunda : “Oh yach? terus kamu gimana?”
Refa : “Refa terima dia bunda! menurut bunda, apa yang refa lakuin tadi bener
 
gag?”
Bunda : “Enggag kog sayang… Dia baik buat kamu,,”
Refa : (Tersenyum pada bunda) “Emang iyach bunda?”
Bunda : “Iyach sayang…”
Refa : “Iyach udah dech, refa ke kamar duluw yach Bunda…”
Bunda : (menganggukkan kepala)…

***

ESOK harinya, jam terakhirr. refa dan ricky pergi ke kantin untuk menghabiskan waktunya di sekolah... Mereka terlihat mesra dengan suap-suapan. Sahabat-sahabatnya refa dan ricky menghampiri meja refa dan ricky… merekapun bergabung. Dan bercanda bersama-sama…

Refa : “Ney sayang,, Buka mulutnya?”
(Mengulurkan tangan yang terdapat satu potong keripik kentang)
Ricky : (Membuka mulutnya dan menyantap keripik itu)… “Makasih sayang…”
Rsk, Vn, Ajg : (Kompak).. “Uch senangnya…. Hahaha”
Edo, Dimas : “Woe brow, gag bagi-bagi…”
Refa : “Mau??? Tuch Masih banyak…” (Menunjukkan beberapa keripik-keripik yang
 
Ada di situ)
Edo : “Yech… Bercanda dia..,”
Dimas : “Ada aphaan ney rick.?”
Ajeng : “Iyach ada aphaan sih re.,”
Ricky : “Emb… Kita…”
Vina : “Kita apha…??”
Refa : “Kita udah jadian , , ,” (menatap wajah ricky)
Ricky : (Tersenyum)..,
Riska : “Cie,, Kita dapet makanan gratis ney???”
Ricky : “Ea dech… Pesen adja…”
Semua : “Yech makasih…”
(Sibuk memesan makanan)
Ajeng : “Muga awet yach hubungan kalian!!!<>&%$@”
Edo : “Eh.. Brow, Ntar cabut yug???
Boleh dong re? ? ?” (Ijin refa)
Refa : “Eah dech. . . Tapi jagaen cowokku low. . .”
Edo : “Beres bu bos… haha”

Devan menghampiri refa dan kawan-kawan…

Devan : “Re, aku mau ngomong ma kamu…”
Refa : (Manatap ricky)…
Ricky : (Menganggukkan kapala)…
Refa : “Okey… (Meninggalkan meja)
Ada apa?”
Devan : “Jangan bilang low kamu udah jadian ma ricky…”
Refa : “Low iyach kenapa?”
Devan : (kaget) “Apa?”
Refa : “Ma’afin aku, tapi emang kayag gitu adanya…”
Devan : (Kesal) “Napa kamu nyakitin aku? Kamu tau kan dari duluw hatiku cuma ada
 
kamu…”
Refa : “Aku tau, tapi aku gag bisa bohongin perasaanku. Ok aku emang pernah suka
 
ma kamu, tapi setelah aku tau banyak cewek-cewek di sekeliling kamu. Aku
 
gag percaya kalau kamu tuch setia…”
Devan : “Apa bedanya aku ma ricky, dia juga banyak yang suka…”
Refa : “Aku harap kamu gag usah jelek-jelekin ricky, dia emana banyak yang suka…
 
Tapi kamu, di cium cewek yang bukan siapa-siapanya itu gag wajar… Sakit
 
tau gag aku leat itu?” (beranjak dari hadapan devan)
Devan : (Memegang tangan refa & menghentikan langkahnya), “Kamu cemburu…”
Refa : “Ituch duluw…” (Pergi dari devan)

Di meja teman-temannya,

Ajeng : “Napa re? ? ?”
Refa : “Gag papa kug…”
Ricky : “Napa sih yank? Cemberut adja…”

Bel pulang berbunyi,

Refa : “Gag phapa yank… Pulang yug…”
Ricky : “Yaudah, senyum duluw dong!!”
Refa : (tersenyum melihat ricky)…
“Eh guys, kalian gag ama aku…”
Ajeng : “Gag usah dech re,,”
Vina : “Gag mau ganggu pasangan yang age hangat-hangatnya…”
Riska : “Kita duluan yach re…”
Refa : (Tersenyum dan menganggukkan kapala)…
Edo : “Duluan yach brow…”
Ricky : “Okay hati-hati…
Yug yank…”
***

Malam harinya, ricky, edo dan dimas pergi ke tempat biasa mereka nongkrong. Ternyata devan telah menyunsun rencana untuk mengkroyok ricky. . .

Melihat mobil ricky. . .

Devan : “Woe turun loe!!”
Anjar : “Cepet turun…!”

Ricky Turun dari mobil…

Ricky : “Apha-apaan ini??????”
Devan : “Gag usah banyak bacot…”
Edo : “Eh mau apa loe?”
Devan : “Ini pelajaran buat orang yang rebut cowok gue…
Ayog…”

Devan dan teman-temannya mengkroyok ricky… Edo dan dimaspun tak bisa berbuat apha-apa…

Devan : “Udah cukup,, (menghentikan teman-temannya). Ney pelajaran karena loe
 
udah rebut refa dari gue… Ngerti loe…
 
Ayo cabut,,” (meninggalkan ricky)
Edo : “Setan loe…
Bangun rick…”
Ricky : “Thankz sob…”
Dimas : “Kita bawah ke rumah sakit aja do, lukanya parah…”
Ricky : “Gag usah brow,,,” (dengan wajah kesakitan)
Edo : “Udah la rick, ayow masuk. . .”

Dirumah sakit,,

Edo : “Aku udah telpon refa rick,, bentar lagi dia kesini…”
Ricky : “Seharusnya kamu gag usah bilang refa do, aku gag mau dia khawatir. . .”

Beberapa saat kemudian, refa datang. . . jegrek,, (suara pintu)

Refa : “Sayang, kamu gag phapa kan?” (membelai wajah ricky)
Kamu kenapa sayang…” (wajah khawatir)
Ricky : “Aku gag phapa sayang… gag usah khawatir…”
Refa : “Gag, aku gag bisa ma’afin diriku ndiri, aku salah yank,, aku yang salah..”
Ricky : “Sayang udah dong yank (memegang tangan refa)… Uda malem yank, kamu
pulang aja yach? Do, anterin refa yach? Ney pake mobilku,,”
Edo : “Oke…”
Refa : “Yaudah dech, aku pulang duluw yach sayang. Jangan lupa makan dan minum
 
obat… I Love You” (mencium kening ricky)
Ricky : “I Love You too yank…
Ati-ati do…”
Edo : “Berez brow. . .”
***

Besoknya di sekolah, ketika jam pulang sekolah. Refa marasakan sepi disana tanpa ricky. Teman-temannya menenangkan refa. . . Kemudian mereka bersama-sama menuju rumah sakit untuk menjemput ricky.,

Ajeng : “Sabar yach re???”
Vina : “Iya re, Ricky pasti sembuh. . .”
Refa : “Iyach, Makasih yach ? Kalian ntar ikut ke rumah sakit kan?”
Riska : “Iyach re, tenang adja…”
Ajeng : “Devan tuch,,” ( sambil mengalihkan pandangan teman-temannya ke devan). . .
Devan : “Re. . .”
Refa : “Cabut yug,,” (mengajak teman-temannya meninggalkan devan)
Devan : (menarik tangan refa) “Re,, dengerin aku duluw. . .”
Refa : “Kamu masih punya malu yach nampakin muka kamu disini. Udah deh, jauhin
 
aku. . .” (dengan tegasnya)
Edo : “Ayo re…” (Ajak edo)

Refa dan teman-temannya pergi ke rumah sakit…

***

Sesampainya di rumah sakit, refa bermanja-manja dengan ricky. Dan bercanda dengan teman-temannya. . .

Refa : “Siang sayank…”
Ricky : “Iyach sayank. . .”
Vina : “Hae rick, gimana kabarmuw? ?”
Ricky : “Baek kug vin…
 
Makasih yack kalian semua dah mau kesini…”
Riska : “Eapz sama-sama rick,”
Refa : “Sayang, kug gag di makan? Aku suapin yach…”
Ricky : “Gag usah dech yank, mau pulang juga…”
Refa : “Ayow lah yank…”
Ricky : “Iyach sayang, eh temen-temen ada buah-buahan tuch di meja. Makan aja…”
Dimas : “Ha Ha, Walaupun sakit tetep baik aja ney anak…” (Bercanda)
Refa : “Ney yank, buka mulutnya!!
Ha’…”
Ricky : “Uda sayang, uda kenyang. . .”

Beberapa saat kemudian. . .

Refa : “Baju-baju kamu dah di siapin kan yank??”
Ricky : “Udah yank, tadi bunda kesini. . .”
Refa : “Do, tolong bawain tasnya yach?” (sambil memberikan tas pada edo)
Edo : “Beres bu bos. . .”

Refa membantu ricky turun dari tempat tidur…

Refa : “Ati-ati yank…”
***

Hari sudah gelap,, refa bersiap untuk ke negeri mimpi… Tapi,
Sumpah mati aku cinta,, cinta kepadaMu… Hp refa berbunyi. Dan ternyata, telepon dari ricky. Segeralah refa mengangkatnya. . .

Refa : “Hallo Assalamualaikum?”
Ricky : “Wallaikumsalam sayank... Lagi apha sayank??”
Refa : “ Mau bobog aja yank, sayank ndiri?”
Ricky : “Aku gi kangen ma sayangku, cintaku, belahan jiwaku. . . hehe”
Refa : “ Gombal… Ada apha yank?”
Ricky : “Kengen yank…”
Refa : “Yaudah deh…”
Ricky : “Yank, aku besok masuk. Mau di jemput ta yank?”
Refa : “Ayank kan belum sembuh benar yank, lusa aja low. . .”
Ricky : “Uda gag papa yank! Gimana yank…”
Refa : “Gag usah deh yank, aku di antar ayah.,.,. Sayank gag boleh bawah mobil
 
ndiri. Besok bear di jemput edo…”
Ricky : “Aku udah gag papa yank. Jangan terlalu khawatir yank. . .”
Refa : “Enggak, pokoknya di jemput. . .”
Ricky : “Iyach deh, Besok aku telpon dia. Uda malem… Sayank bubug’o…”
Refa : “Hehe, aku emang uda ngantuk yank…”
Ricky : “I LOVE YOU YANK…”
Refa : “I Love You Too…”

Tut… tut… tut… Telepon berakhir.
***

Pagi harinya, Ricky berangkat bersama dimas dan edo… sampai di sekolah, mereka bertemu refa yang duduk sendirian di gazebo depan air mancur sekolah…
Kemudian di susul dengan teman – teman refa…

Ricky : “Hae…” ( Menepuk bahu refa )
Refa : (membalikkan badan)…
Ricky : “Sendirian yank, ,”
Refa : “Iyach yank, tadi berangkat ama ayah. Jadi gag ama temen-temen yank…”
Riska : “Hae semuwa,,”
Refa : “Iya, kalian kug Cuma berdua. Vina mana?”
Ajeng : “Vina sakit re…”
Ricky : “Udah, yug ke kelas…”

Ketika sedang berjalan menuju ruang kelas. Mereka bertemu dengan devan…

Devan : “Ow… Masih hidup loe!!?”
Refa : “Kita gag ada waktu buat ngladenin cowok kayag kamu…”
Devan : “Napa rick, loe diem aja… Bisanya sembunyi di belakang cewek…”
Ricky : “Eh diem yach mulut loe… gua gag pernah cari masalah ma loe. Dan satu lagi,
 
gua gag pernah takut ma loe…”
Dimas : (menghentikan pertikaian)… “Udah – udah,, ngapain juga kita ladenin. Ayog
kita ke kelas…” (Menarik tangan ricky)
Devan : “Anjing loe semuwa…”
***


HUBUNGAN keduanya pun bahagia. Mereka selalu bersama dalam suka dan duka. Bersenang-senang berdua tanpa harus mengabaikan kewajiban-kewajibannya…
Beberapa bulan kemudian,,,

Dikoridor sekolah menuju parkiran…
Ricky : “sayang. . .”
Refa : “Ea sayang…”
Ricky : “Pulang bareng yug?”
Refa : “Ma’af yank, aku di jemput ayah…”
Ricky : “Yach uda deh, ntar malem jalan yug yank…”
Refa : “Malem minggu,, boleh dech yank… Aku juga bosen yank di rumah. Tapi ijin
 
bunda duluw yach yank…”
Ricky : “Iyach yank,, Tuch ayah” (menunjukkan ayah refa)…
Refa : “Yaudah aku pulang duluw ya yank…”
***

Pada malam harinya, ricky menjemput refa. Dia bertemu dengan bunda refa dan izin buat keluar. . .

Ricky : “Assalamualaikum…”
Refa : (Dari dalam rumah) “Bunda, ada ricky di luar…”
Bunda Refa : “Iya sayang…
(membuka pintu) Wallaikumsalam… Masuk nak ricky,”
Ricky : (Menciun tangan bunda) “Makasih tante, , Refanya belum siap yach tan?”
Bunda : “Iyach, mungkin bentar age,, ayow duduk duluw.,”
Ricky : “Makasih tante,”

Refa turun dari tangga…

Refa : “Bunda, refa berangkat duluw yach?”
Bunda : “Iya sayang hati – hati. . .”
Refa : “Ayow yank, “
Ricky : “Permisi tante, Assalamualaikum…”
Bunda : “Wallaikumsalam. . .”
***


Beberapa menit kemudian, mereka sampai di taman. Mereka duduk di kursi panjang yang di sekelilingnya terdapat banyak bunga-bunga. . . Ditaman itu suasananya sangat romantis,,,

Ricky : “Sayank…”
Refa : “Iyach yank, dingin yach ternyata. . .”
Ricky : “Masak sih yank. Yank, Aku Cuma pengen kamu taw yank. . .”
Refa : “Tau apa yank.. “
Ricky : “Tau kalau sayangKu jeyekz. . .”
Refa : (sewot) “uch… Kug gitu sih yank?”
Ricky : “Ha ha bercanda sayangku… Aku suka kalau kamu cemberut gini.,”
Refa : “Terusin aja lah. . .”
Ricky : (Sambil memegang tangan refa) “Iya sayang, aku pengen kamu tau kalau aku
 
cinta banget ma kamu yank… Seumur Hidupku. . .”
Refa : “Masag…” (Nada bercada)
Ricky : “Iya sayank… “
Refa : (memegang tangan ricky) “Aku tau itu sayank, aku juga sayang eN Cinta
 
banget ma kamu. . .”

Berpelukan. . .

Ricky : “I Love you yank… Forever…”
Refa : “I Love You too yank…”

Beberapa saat dari itu, Ricky merasakan kalau kepalanya sakit. Walaupun ricky berusaha menutupi itu, refa mengetahuinya… Refa sangat cemas dan sedih. . .&^%$^//

Ricky : (memegang kepalanya)…
Refa : “Sayank, kenapa yank??”
Ricky : (Tersenyum pahit) “Gag papa yank…”
Refa : “Jangan b’ongin aku yank…
Kamu kenapa?”
Ricky : “Gag tau yank,, KepalaKu sakit…”
Refa : “Kita pulang yug yank, biar aku yang bawah mobil…”
Ricky : (Menghentikan langkah refa),, “yank???”
Refa : “Knapa yank?”
Ricky : “Aku sayang banged ma kamu yank…”
Refa : (tersenyum) “Aku juga sayang baned ma kamu yank…”

Mereka masuk mobil dan pulang…
***

BESOKNYA di sekolah, refa ke teman-temannya yang sedang berkumpul di depan kelas. Refa mencari ricky di teman-temannya. Ricky tidak masuk sekolah karena semalam dia masuk rumah sakit…

Refa : “Pagi guys…”
Teman-teman : “Pagi non…”
Vina : “Gag ma ricky re?”
Refa : “Loh, emang ricky belum berangkat yach??”
Riska : “Kayagnya, edo tadi Cuma ama dimas deh re. . .”
Refa : “Aku telepon ricky duluw, (Membuka Hape dan mencoba menghubungi ricky)
(Dengan cemasnya) Tuch kan gag aktif…”
Ajeng : “Tenang duluw re, kita ke edo ma dimas aja,,”
Refa : “Iyach , ayow kita ke edo dan dimas…”

Mereka bertemu dengan Edo dan Dimas…

Refa : (Tergesa-gesa) “Hey, ricky mana?”
Edo : “Ricky, kemaren dia bilang kalau hari ini gag masuk… Ada urusan
 
katanya! Emang dia gag bilang kamu…”
Refa : “Jam rapa dia bilang kamu? Dia gag bilang aku do…”
Edo : “Jam 11 an re,”
Refa : “Aku takut, aku takut ricky knapa-napa..”
Riska : “Ada apa sih re?”
Refa : “Ea, jadi pas kemaren kita jalan… Kepalanya tiba-tiba sakit. Ney tadi aku
 
telpon, hapenya gag aktif…”(menangis di pelukan riska)
Dimas : “Kamu tenang duluw re, ntar kita kerumah ricky…”

Sumpah mati aku cinta,, cinta kepadaMu…
 

Refa : “Eh bentar hapeKu… Bundanya ricky..
Assalamualaikum tante,,”
Bunda Ricky : “Wallaikumsalam refa… “
Refa : “Napa yach tante?”
Bunda Ricky : “Ricky di rumah sakit sayang…”
Refa : “Apa? (shock)… Ricky napa tante?”
Bunda Ricky : “Pokoknya kamu kesini sayang, ricky butuh kamu…”
Refa : “Iya tante…”
Bunda Ricky : “Udah gitu aja yach nak… Assalamu’alaikum.”
Refa : “Wallaikumsalam tante…” (mengakhiri teleponnya)

Edo : “Ricky napa re?”
Refa : “Dia masuk rumah sakit…” (Lemas)
Riska : “Yaudah, ntar kita kerumah sakit barengan. Karang kamu tenang duluw ea??
Kekelas yug…”
***
SIANG harinya, mereka berkumpul dan pergi ke rumah sakit bersama. Refa terlihat cemas dan sangat khawatir terhadap ricky. Sampai di rumah sakit, refa sedih melihat orang yang dia sayang terlentang tak berdaya di atas tempat tidur. . . Dia tak henti – hentinya menangis. . .

Membuka pintu…

Refa : “Sayang. . .” (Menghampiri ricky)
Ricky : (senyum) “Iya sayang…”
Refa : “Kamu kenapa sayang? Napa gag ngabarin aku sih yank…” (meneteskan Air
 
mata)
Ricky : (Mengusap air di pipi refa) “Aku gag phapa sayang??”
Refa : “Jangan tinggalin aku yach yank?”
Ricky : “Aku akan selalu dan selamanya ada di samping kamu yank…”
Dimas : “Kamu sakit apa sih rick?”
Vina : “Kamu tega rick bikin refa cemas, ampeg kayag gitu…”
Ricky : “Hemb…(tertawa sejenak) Iyach, ma’af buat semuanya. Karena aku da
 
ngerepotin kalian. Khususnya buat cewekku, ma’af yank uda bikin kamu
 
sedih…Aku gag phapa kug, mungkin kecapekan aja. . .”

Gag terasa, haripun udah mulai gelap… Refa dan teman – temannya beranjak kembali kerumah. Refa meninggalkan ricky. . .

Refa : “Udah sore yank, kita pulang duluw yach yank. . .”
Ricky : “Iyach yank,”
Edo : “balik dulu yach brow?”
Ricky : “Siiip brow…
 
Kalau ada waktu kesini aja. . .”
Dimas : “Beres. . .”
Refa : “Ya udah sayank, Aku sayang kamu” (mencium kening ricky)…
Ricky : “Aku juga sayang kamu yank… Banget…
Hati – hati yach yank…”
Refa : (Senyum) “Iyach sayank…”
***

Beberapa hari semenjak hari pertama ricky masuk rumah sakit. Ricky belum keluar dari rumah sakit. . . Sampai akhirnya refa mengetahui kalau ricky ternyata menderita sakit kanker otak… Semenjak hari itu, tak ada lagi kebahagiaan buat refa. Dia sangat terpukul dan takut kehilangan ricky. . .

Makan Malam bersama ayah dan bunda refa. . .

Ayah : “Anak ayah kug gag semangat gini sih…”
Refa : (memainkan sendok di piringnya)… “refa gag papa kug yah. . .”
Bunda : “Anak bunda, di makan dong makanannya. . . Biar gag sakit.,”
Refa : “Bunda, ayah, refa ke kamar duluw yach (mengakhiri makan malamnya). . .”
Bunda : “Refa, kog gag di habisin…”
Refa : “Refa males bunda…” (meninggalkan meja makannya)
Ayah : “Bunda, coba bunda liat refa…’’
Bunda : “Iyach yah…”

Refa menangis di kamarnya, dan bunda manghampiri refa…

Bunda : (Mengetok pintu)… “Refa, bunda boleh masuk enggag?’’
Refa : (mengusap air matanya) “Iyach bunda,”
Bunda : (Membelai wajah refa) “Refa, jangan gini dong sayang. . . Refa harus
 
tegar. Ricky gag boleh liat refa sedih, ricky pasti ikut sedih liat refa kayag
 
gini. Ntar ricky gag sembuh-sembuh…”
Refa : (Menangis) “Bunda, refa sayang banged ma ricky. Refa gag mau kehilangan
 
ricky bunda. . . Refa takut bunda, refa takut. . .”
Bunda : (memeluk refa) “Anak bunda harus kuat, yang tegar. Semuanya pasti baik –
baik aja. . . Sekarang, refa istirahat yach. .? Besok harus sekolah…”
(Menidurkan refa dan menyelimutinya)…
Refa : “Makasih yach bunda…”
Bunda : “Iya sayang…’’ (mematikan lampu kamar dan keluar)…

***

Pagi harinya, refa berangkat sekolah dengan wajah yang murung. . . Teman-temannya tidak tega melihat refa seperti itu. Teman – temannya menenangkan refa… Dan devan pun turut menenangkan refa. Dia minta ma’af dengan apa yang pernah dia lakuin… Refa luluh dengan perilaku devan,,, Akhirnya mereka pulang bersama.,

Di meja refa…

Riska : “Cewek, kenapa lage sih. . .”
Refa : (terdiam)…
Vina : “Re, aku ngerti perasaan kamu. Tapi kita semua gag mau liat kamu
 
sedih terus kayag gini. . .”
Ajeng : “Refa, harusnya kita itu sama – sama berdoa buat ricky… Biar dia cepet
 
sembuh, ricky pasti sedih liat kamu kaya gini. . .”
Riska : (merangkul refa) “iyach re, semangat dong….”
Refa : (Tersenyum melihat teman-temannya) “Makasih yach, kalian uda baik banged
 
ama aku… kalian emang sahabat aku yang paling baik…”
Vina : “Sama – sama re, kita kan sahabatan… Harus saling mendukung dong…”

SIANG harinya, bel pulang sekolah berbunyi,,, refa,riska,vina dan ajeng berjalan bersama menuju parkiran… Dan devan menemui refa, dan berbicara ma refa. . .

Ajeng : “Mau kemana ney enaknya??”
Vina : “Ke mall yug…”
Riska : “Boleh juga tuch, ayug re… Bear kamu gag kepikiran terus ma ricky.!!”
Devan : “Re, boleh aku ngomong ma kamu gag?”
Refa : “Iyach, guys aku ma devan aja yach…”
Riska : “Okay deh… Kita cabut duluw yach?”
Refa : “Iyach, Ati-ati…”
Ajeng : “Jagaen sahabatku loh…”(Melirik devan)
Devan : “Iyach iyach…”

Mereka bertiga pun berlalu dari hadapan refa dan devan…

Refa : “Mau ngomong apa dev?”
Devan : “Aku Cuma mau minta ma’af re… Karena aku uda ngelakuin kesalahan yang
 
gag bisa aku ma’afin ndiri… Aku bener – bener nyesel ngelakuin itu ma
 
ricky…”
Refa : “Iyach dev, aku udah lupain masalah itu kug! Kamu minta ma’af ma ricky aja
yach…” (dengan lembutnya)
Devan : “Iyach re, ntar aku ke ricky buat minta ma’af, kamu mau nemenin aku kan??”
Refa : “Okay dech, aku ntar juga mau kesana kug…”
Devan : “Kamu mau aku antar pulang?”
Refa : “Tanpa pamrih kan?”
Devan : “Iyach, ney sebagai tanda ma’afku ke kamu…” (senyum-senyum)
Refa : “Okey, thanks sebelumnya…”
Devan : “Thanks??? Biasa aja dong re…” (merusak poni refa seperti apa yang pernah
 
mereka lakukan dahulu ketika bercanda)
Refa : (tersenyum pada devan)…
***

Ketika di perjalanan. Devan dan refa bercanda-canda, tiban- tiba hape refa bergetar… Tergesa-gesa dia mengambil hape dari tas berwarna pink itu… Segeralah refa mengangkatnya, , , setelah mengangkat telpon tersebut, refa dan devan buru-buru ke rumah sakit…

Devan : “Aku seneng kamu uda ma’afin aku re…”
Refa : “Devan, udah lah…
 
(Hape bergetar) Bentar yach, aku angkat duluw. . .”
Devan : “Iyach,,”(Katanya datar)

Refa : “Assalamualaikum…”
Kakak Ricky : “Wallaikumsalam, refa ney kakaknya ricky…”
Refa : “Oh iya, ada apa yach kak?”
Kakak Ricky : “Ricky mau ketemu kamu re, kamu bisa kesini??”
Refa : “Aku ntar kesitu kog kak, ricky knapa yach kak? Ricky gag papa kan
 
kak?” (panik)
Kakak Ricky : “Jangan khawatir refa, ricky baek-baek aja. Dia Cuma pengen ketemu
 
kamu…”
Refa : “Iyach kak, aku kesana karang…”
Kakak Ricky : “Makasih yach refa, Assalamualaikum…”
Refa : “Wallaikumsalam…”

Devan : “Ricky napa re?”
Refa : “Aku gag tau, kita ke rumah sakit yach dev…”
Devan : “Okey okey…”

Buru-buru mereka pergi ke rumah sakit. . .
***

Gag lama kemudian, refa dan devan sampai di rumah sakit. Refa buru-buru pergi ke ruang rawat ricky, Refa menangis semenjak masuk ruang ICU tersebut, setelah ricky berbiara dengan refa dan devan. Ricky menutup matanya untuk selamanya. Di ruang itu refa menangis histeris. Devan dan bunda ricky mencoba menenangkan refa, sementara dokter dan suster-suster melepaskan alat-alat medis yang di gunakan oleh ricky…

Refa : (Menghampiri dan memegang tangan ricky) “Sayang… Kamu gag phapa kan?”
(Air matanya menetes)…
Ricky : “Aku gag papa sayang…” (katanya lembut)
Refa : “Jangan tinggalin aku yach yank, ,”
Ricky : (Tersenyum pada refa)…
“Van??’’ (memanggil devan)
Devan : “Iyach rick, rick aku minta ma’af banged yach… Aku uda pernah nyakitin
 
kamu. Aku bener-bener nyesel rick…”
Ricky : “Aku tau van,, aku tau kamu kayag gitu karena sayang banged ma refa…
Van, mungkin uda saatnya aku ngomong ini… Aku nitip refa ke kamu yach
 
van? Aku Cuma percaya ma kamu, cowok yang sayang banged ma refa selain
 
aku…”
Refa : “Sayang, kamu ngomong apaan sih… Aku milik kamu, eN kamu Cuma milik
 
aku…”
Ricky : ‘’Sayang, aku tau apa yang harus aku lakuin, aku sayang banget ma kamu… Ini
 
yang terbaik buat kamu yank…”
Devan : “Rick,”
Ricky : “Devan, (menghentikan pembicaraan devan). Aku sayang banged ma refa, aku
 
tau dia milikku selamanya… Dia yang terindah buat aku, tapi refa bukan
 
seseorang yang bakal mendampingi aku selamanya… Dia berhak mendapat yang lebih baik dari aku. Aku mau kamu yang jadi penggantiku van… Kamu mau kan jaga refa buat aku?”
Refa : (menangis) “Jangan tinggalin aku yank…”
Ricky : (memegang tangan refa) “Aku sayang banged ma kamu yank.. Jangan nagis
 
lage yach…”(mengusap air mata refa)
Refa : (tetap menangis) “yank… jangan tinggalin aku…”
Ricky : “Gimana van?”
Devan : “Ok, aku bakal jaga refa buat kamu. Menyayangi dia dan gag kan nyakitin
 
dia…”
Ricky : “Thanks banged van… “
“Re, aku sayang banged ma kamu. . .” (perlahan – lahan ricky menutup
 
matanya)
Refa : “Ricky… (beteriak dan menangis)
Bangun ricky, bangun…”

Devan memeluk refa dan menenangkannya)…
Defan : “Udah re, uda…”
Refa : (menangis di pelukan devan) “Aku sayang banget ma ricky dev… Aku sayang
 
banget…”
Bunda Ricky : “Udah sayang, kamu iklasin ricky yach??
Biar dia tenang di sana…”
Refa : “Aku sayang ricky bunda, “
Bunda Ricky : “Udah sayang, Dev anterin refa pulang yach,,, Biar dia tenang...”
Refa : “Enggag bunda, aku mau nemenin ricky buat terakhir kalinya…”
(Menangis di samping ricky yang pelalatannya medisnya sedang di lepaskan
 
Oleh dokter dan suster)
***
Beberapa bulan setelah kematian ricky, refa dan devan jadian. Mereka bahagia, sering kali mereka berziarah ke makam ricky. Mereka saling menjaga komitmen. Walaupun banyak yang mengagumi devan. Sesekali aja refa marah, selebihnya refa percaya ma devan. Setelah mereka lulus SMA, Mereka bertunangan… Semua pihak keluarga sangat senang dan berharap, kebahagian selalu menyertai devan dan refa. . .

sahabat dan pacar







Ternyata ada beberapa perbedaan antara SAHABAT dan PACAR
(Mudah2an ga  )

1.Pertama pacar akan memaksa kita mengerti dirinya sedangkan dalam persahabatan lebih mementingkan pengertian kedua pihak.
2.Kedua pacar akan marah jika kita melanggar janji untuk bertemu sahabat namun sahabat akan mempersilahkan dengan senyum.

3.Ketiga tidak semua orang bisa dijadikan pacar namun semua orang bisa dijadikan sahabat.
 . 
 
4.Keempat banyak pacar jadinya negatif tapi kalo banyak sahabat jadinya positif.




5.Kelima pacar hanya ada saat ia butuh sedangkan sahabat selalu ada saat salah satu membutuhkan.




6.Keenam pacar mendahulukan ego namun persahabatan mendahulukan nurani.




7.Ketujuh pacar selalu mengharapkan keuntungan sepihak namun sahabat tdak ia berfikir apa yang dapat ia berikan.?




# Saat km ribut sama PACAR & curhat ke SAHABAT, pasti SAHABAT ksh saran yg terbaik buat km... 
Tapi saat km ribut sama SAHABAT & curhat ke PACAR, PACAR akn blg "udh gak usah main lagi sama dia". 




# Saat km mkn sama PACAR terus km blg mau ngundang SAHABAT km, PACAR blg "ngapain sih? mrk cuma ganggu kita" ... 
Tapi saat km lg mkn sama SAHABAT trs km blg mau ngajak PACAR km, SAHABAT blg "ajak aja biar seru". 




# Saat km dijauhin SAHABAT, PACAR blg "udh gak usah sedih kan msh byk tmn yg lain, mrk ga penting, pentingan jg aku!" ... 
Tapi saat km putus sama PACAR km, SAHABAT blg "udh aku yakin km bs dptin yg lbh baik dr dia, kita gak akan tinggalin km".  


+++ Itu bukti ketulusan SAHABAT walau km sayang banget sama PACAR km, tp jgn pernah kamu meragukan kesetiaan SAHABAT km, meskipun kadang kala SAHABAT kita berbuat salah pada kita +++

Minggu, 22 Januari 2012

Watak dan Karakter berdasarkan Nama


Nama kamu dimulai dengan huruf A
Kamu tidak terlalu romantis, tapi kamu tertarik dalam bertindak. Artinya bisnis. Bagi kamu, apa yang kamu lihat adalah apa yang kamu dapat. Kamu tidak memiliki kesabaran untuk mengkritik dan tidak dapat diganggu dengan orang yang mencoba terlihat lemah, manis dan menggoda. Kamu adalah orang yang ada di baris terdepan.
Kamu sering tidak mendapat petunjuk dan kamu tidak pernah memberikan petunjuk. Bentuk fisik pasangan sangat penting buat kamu. Kamu melihat proses pengejaran dan ‘berburu’ sebagai proses yang menarik. Kamu berhasrat, dan menjadi lebih berpetualang daripada kelihatannya, namun, kamu tidak mengiklankan diri sedemikian rupa.
Kebutuhan fisik kamu adalah hal yang terpenting. Kamu cenderung menjadi egois dan tidak emosional. Kamu dan kebutuhan kamu adalah yang terpenting. Yang lain dan perasaan mereka nomor dua. Pilihan kamu tidak terlalu bagus dan sering membawa kamu ke dalam masalah.
Nama kamu dimulai dengan huruf B
Kamu menyerah dalam berbagai hal sensual. Kamu menikmati suasana romantis dan menghanyutkan. Kamu sangat senang menerima hadiah sebagai ekspresi dari pasangan kamu. Kamu ingin di manjakan dan kamu tahu bagaimana memanjakan pasangan kamu.
Kamu merahasiakan ekspresi, terutama dalam hal percintaan. Kamu akan menunda semua sampai kondisi sesuai dengan kriteria kamu. Kamu dapat mengontrol nafsu makan dan perasaan. Kamu membutuhkan sensasi baru dan pengalaman. Kamu sangat ingin bereksperimen.
Nama kamu dimulai dengan huruf C 
Kamu adalah individu yang sosial, dan sangat penting untuk kamu memiliki hubungan. Kamu membutuhkan kedekatan dan kebersamaan.
Kamu ingin objek dari pasangan kamu secara sosial dapat diterima dan berpenampilan menarik. Kamu melihat pasangan kamu sebagai teman dan sahabat. Kamu sangat sensual, membutuhkan seseorang untuk menghargai dan selalu memujua kamu. Ketika ini tidak dapat diraih, kamu memiliki kemampuan untuk menunda semua perasaan cinta sampai kamu puas.
Nama kamu dimulai dengan huruf D 
Begitu kamu sampai menginginkan seseorang, kamu akan maju dengan gempita dalam mengejarnya. Kamu tidak mudah menyerah dalam perjalanan. Kamu sangat perhatian dan menjaga. Jika seseorang memiliki masalah, kamu sangat ingin membantu. Kamu sangat berhasrat, setia dan serius dalam keterlibatan, dan terkadang posesif dan pencemburu.
Kamu sangat jelas dan berbakat dan memiliki rasa humor yang baik. Ketika orang melihat mata kamu dalam-dalam, mereka tidak dapat menolak apa yang mereka lihat. Kamu dirangsang oleh sesuatu yang diluar biasa dan eksentrik, memiliki sikap terbuka dan bebas. Kamu cenderung menjadi pencemburu terhadap orang lain dan mudah marah.
Nama kamu dimulai dengan huruf E
Kebutuhan terbesar kamu adalah berbicara. Jika pasangan kamu bukan pendengar yang baik, kamu akan mengalami masalah dalam hubungan tersebut. Seseorang harus secara intelektual merangsang atau kamu tidak akan secara seksual menjadi terangsang. Kamu membutuhkan teman untuk cinta dan persahabatan. Kamu membenci ketidakharmonisan dan gangguan, tapi terkadang kamu menyukai argumen yang baik. Kamu sangat menuntut banyak, karena sangat menyukai tantangan. Namun begitu kamu memberikan cintamu, kamu tidak diragukan lagi kesetiaannya.
Nama kamu dimulai dengan huruf F
Kamu idealistik dan romantis. Kamu mencari pasangan terbaik yang dapat kamu temukan. Kamu sangat setia, memiliki sensual dan berhasrat. Kamu dapat menjadi suka mempertunjukan kecantikan. Kamu dilahirkan untuk menjadi romantis. Kejadian romantis menjadi favorit kamu. Kamu dapat menjadi pecinta yang murah hati.
Nama kamu dimulai dengan huruf G
Kamu pekerja yang baik, mencari kesempurnaan dalam diri kamu dan pasangan. Kamu merespon kepada pasangan yang memiliki intelektual sama atau lebih baik, dan mereka yang dapat meningkatkan status kamu. Kamu sensual dan tahu bagaimana meraih titik tertinggi dari suatu rangsangan. Kamu dapat menjadi sangat aktif, seakan tidak pernah lelah. Tugas dan kewajiban kamu mengambil alih dari segala hal. Kamu dapat mengalami kesulitan memiliki kedekatan terhadap seseorang.
Nama kamu dimulai dengan huruf H
Kamu mencari pasangan yang mampu meningkatkan gairah hidup, kesenangan dan semua yang kamu cari. Kamu akan menjadi sangat murah hati terhadap pasangan apabila kamu mendapatkan komitmen. Kamu sangat kuat dan bakat kamu adalah sebenarnya investasi terhadap partner. Sebelum membuat komitmen, kamu cenderung lebih hati-hati terhadap semua gerakan.
Kamu sangat sensual dan pecinta yang sabar. Kamu perfeksionis, sulit dipuaskan dan kuat dalam kepercayaan sendiri.Orang selalu dapat percaya kapada kamu untuk bertahan dalam krisis. Kamu adalah pemimpi dalam hidup ini.
Nama kamu dimulai dengan huruf I
Kamu memiliki kebutuhan yang besar untuk di cintai dan dihargai. Kamu menikmati kemewahan, sensualitas dan cinta. Kamu mencari kekasih yang tahu apa yang mereka lakukan. Kamu sangat berkeinginan untuk bereksperimen dan mencoab berbagai tipe ekspresi baru.
Kamu mudah bosan dan membutuhkan petualangan dan perubahan. Komitmen yang kamu buat mungkin jarang dipenuhi.
Nama kamu dimulai dengan huruf J
Kamu dipenuhi dengan kekuatan fisik. Jika digunakan untuk hal baik, tidak ada yang dapat menghalangi kamu. Kamu dapat membawa hal romantis dalam pikiran kamu. Kamu juga dapat membawa hubungan jarak jauh dengan mudah. Idealistik dan perlu percaya dalam cinta.
Nama kamu dimulai dengan huruf K
Kamu penuh dengan rahasia dan pemalu. Kamu sexy dan berhasrat, hanya dalam hubungan intim saja bagian alami ini akan muncul. Kamu membawa kehidupan cinta dengan sangat serius dan tidak bermain main. Kamu memiliki kesabaran untuk menunggu orang yang tepat untuk muncul. Kamu suka memberi dan murah hati dan terkadang kurang memperhatikan diri sendiri. Secara alami kamu orang yang baik dan manis, yang menarik banyak orang. Kamu adalah teman yang baik.
Nama kamu dimulai dengan huruf L
Kamu dapat menjadi sangat romantis, memiliki pasangan adalah segalanya bagimu. Kamu bebas dalam mengekspresikan cinta dan berani mengambil kesempatan untuk mencoba pengalaman baru. Kamu perlu merasakan bahwa pasangan kamu secara intelijen menarik, sebaliknya, kamu akan kesulitan untuk menjaga hubungan.
Nama kamu dimulai dengan huruf M
Kamu sangat emosional dan mudah marah. Ketika terlibat dalam hubungan, kamu membuang semua energi ke dalamnya. Tidak ada yang dapat menghentikan kamu. Kamu mengharapkan orang yang sama sama berhasrat dan tekun. Kamu percaya dalam energi yang tidak pernah habis. Kamu senang mengatur pasangan dan sangat imajinatif.
Nama kamu dimulai dengan huruf N
Kamu mungkin terlihat tidak berdosa, tidak terduga dan pemalu, tapi kita tahu bahwa penampilan dapat menipu. Ketika berbicara mengenai cinta, kamu bukanlah pemula. Dengan mudah kamu mendapatkan ide untuk bercinta.
Kamu dapat menjadi kritis terhadap pasangan, mencari kesempurnaan dalam hubungan kamu berdua. Sangat tidak mudah mencari seseorang yang dapat memenuhi standar kamu. Kamu memiliki kesulitan untuk menunjukan emosi. Kamu dapat menjadi egois, berpikir bahwa kamu selalu benar. Menang adalah hasrat utama kamu. Kamu sering melupakan teman dan keluarga.
Nama kamu dimulai dengan huruf O
Kamu sangat tertarik dalam aktivitas yang menarik, namun kamu juga dapat menjadi pemalu terhadap keinginan kamu. Kamu dapat mengubah banyak energi untuk menghasilkan uang. Kamu sangat berhasrat, pecinta yang baik, mengharapkan kualitas yang sama dari pasangan. Cinta adalah masalah serius untuk kamu dan kamu mengharapkan keseriusan. Terkadang hasrat kamu dapat berubah menjadi suatu hal positif, sesuatu yang harus selalu kamu perhatikan.
Nama kamu dimulai dengan huruf P
Kamu sangat sadar terhadap masalah sosial. Kamu tidak akan berpikir melakukan apapun yang dapat menjelekan imej atau reputasi kamu. Penampilan diperhatikan. Kamu membutuhkan pasangan yang berpenampilan baik dan pandai. Anehnya kamu sering melihat pasangan sebagai musuh. Kamu sangat sosial dan sensual.
Nama kamu dimulai dengan huruf Q
Kamu memiliki energi fisik yang luar biasa dan membutuhkan aktivitas rutin. Tidak mudah untuk pasangan mengikuti kamu. Kamu adalah pecinta yang antusias dan cenderung tertarik pada orang karena latar belakang dan penampilan yang eksotis. Kamu membutuhkan banyak romantika, hati, bunga dan percakapan yang selalu menarik untuk dibicarakan.
Nama kamu dimulai dengan huruf R
Kamu adalah individu yang selalu menuntut aksi. Kamu membutuhkan seseorang yang dapat sesuai dengan kamu. Kamu menghargai pikiran yang baik daripada segi fisik meskipun, ketertarikan fisik tetap penting bagi kamu. Kamu mungkin tidak menunjukan perasaan cinta dengan jujur, namun cinta adalah sesuatu yang penting untuk kamu.
Nama kamu dimulai dengan huruf S
Buat kamu, adalah kesenangan sebelum bisnis. Begitu kamu membuat komitmen, kamu lengket bagaikan lem. Kamu dapat mudah cemburu dan posesif. Kamu cenderung egois dan senang menjadi pusat perhatian. Kamu sangat sensitif, perhatian dan private. Kamu suka memikirkan hal romantis yang diiringi musik dan lampu yang ringan.
Nama kamu dimulai dengan huruf T
Kamu sensitif dan menyukai pasangan yang dapat mengambil bagian. Kamu cenderung untuk berkhayal dan mudah jatuh cinta. Dalam cinta, kamu romantis dan idealistik. Kamu penggoda yang baik dan yang ada dalam kepala kamu adalah bagaimana kamu dapat membuat hubungan sesuai mimpi. Kamu menyukai jalan sendiri. Kamu tidak menyukai perubahan dan kamu menyukai bergantung dalam kondisi yang sama. Kamu perlu mendengarkan apa yang orang lain katakan meskipun kamu tidak ingin mendengarnya, nasihat mereka mungkin menyelamatkan cintamu.
Nama kamu dimulai dengan huruf U
Kamu antusias dan paling bahagia ketika dalam percintaan. Ketika tidak dalam cinta, kamu menlihat orang yang kamu kagumi. Kamu melihat romantika sebagai tantangan. Kamu menikmati memberikan hadiah dan terlihat baik. Kamu mau memperhatikan perasaan orang lain diatas perasaan sendiri.
Nama kamu dimulai dengan huruf V
Kamu sangat individualistis dan menghargai kebebesan, ruang dan kesenangan. Kamu menunggu sampai kamu mengetahui orang dengan baik sebelum kamu memberikan komitmen. Kamu tertarik terhadap tipe eksentrik dan percaya umur bukanlah hambatan. Kamu sangat baik dalam menghadapi bahaya dan takut.
Nama kamu dimulai dengan huruf W
Kamu sangat bangga, gigih dan menolak untuk menjawab tidak terhadap pertanyaan. Ego kamu yang mengambil alihsetiap waktu. Kamu idealistik dan merasakan cinta yang sangat dalam, sehingga cenderung mencurahkan diri kedalam hubungan tersebut. Kamu menyukai permainan cinta.
Nama kamu dimulai dengan huruf X
Kamu cenderung mudah merasa bosan dan ingin terus digoda. Kamu dapat mengatasi lebih dari satu hubungan dengan mudah. Kamu sangat berbakat dan memiliki masalah untuk meredam pemikiran kamu.
Nama kamu dimulai dengan huruf Y
Kamu sensual dan mandiri. Jika kamu tidak memiliki jalan, kamu ingin melupakan semua hal. Kamu ingin mengontrol hubungan kamu yang berjalan tidak baik. Kamu perlu membuktikan diri kamu yang terbaik. Kamu membutuhkan feedback. Jika kamu bisa menghasilkan uang, kamu akan melupakan cinta untuk sesaat.
Nama kamu dimulai dengan huruf Z
Kamu sangat romantis namun terkadang merasakan bahwa untuk mencintai berarti siap untuk menderita. Kamu melayani pasangan dengan baik. Kamu melihat diri kamu sebagai penyelamat cinta. Kamu menarik orang yang memiliki masalah yang tidak biasa.